Sabtu, 08 Juni 2019

TRIK MENGGUNAKAN PIVOTABLE DAN PIVOTCHART


Cara Membuat Pivot Table di Excel

Pivot Table adalah fasilitas excel yang digunakan untuk merangkum, menganalisa dan membuat suatu laporan data yang disajikan dalam bentuk tabel. Dengan menggunankan Pivot Table kita dapat membuat satu laporan yang dinamis dari sumber data yang besar. pivot tabel bekerja dengan matriks qube sebagai back end aplikasinya, sehingga kita dapat mengolah data secara dinamis untuk menganalisa data dalam bentuk kolom atau baris. pada materi ini kita akan membuat Pivot Table dari satu data
membuat pivot table excel
fitur pivot table ini sangat cocok untuk anda yang bekerja di level managerial, perhitungan pada pivot dilakukan secara otomatis tanpa anda belajar fungsi atau rumus excel, dengan pivotTable anda sudah dapat membuat suatu laporan yang dapat anda analisa untuk pengambilan keputusan dengan tepat dan cepat.

Cara Membuat Pivot Table

Sebelum anda mengolah data dengan PivotTable ada 3 syarat yang harus diperhatikan sebelum anda membuat pivot table, dimana data atau tabel yang akan kita olah memenuhi syarat tabel yang ideal :
§  Terdapat judul kolom atau header untuk satu jenis data. hal ini dikarenakan pivot table akan mengambil judul kolom sebagai nama field dalam tabelnya
§  Tidak terdapat cell yang dimerge dalam satu tabel.
§  Tidak terdapat kolom dan Baris kosong.
Catatan : Tipe table sebagai sumber data PivotTable harus dalam bentuk data range, anda tidak diperkenankan membuat Pivot Table dari table dalam bentuk “Format As Table” karena mengandung xml.

Langkah-langkah membuat Pivot Table :

1.  Buka File latihan “Pivot.xlsx”
2.  Letakan Pointer pada area data.
3.  Masuk ke Tab Insert kemudian Pilih PivotTable (seperti gambar diatas).
4.  Pada Window Create PivotTable Ada 2 pertanyaan, Choose the data that you want to analyse yaitu memilih data yang akan dianalisa.
§  Select a table or range (Blok range data yang akan di buat pivotTable)
§  Use an external data source (mengambil data dari luar file Excel)
§  Use this workbooks Data model (untuk versi 2013 keatas)
5.  Choose where you want the PivotTable report to be placed , yaitu memilih lokasi dimana hasil pengolahan Pivot Tabel akan ditempatkan
§  New Worksheet (Pivot akan di buat di worksheet baru)
§  Existing Worksheet (worksheet yang sedang aktif)
6.  Sesuaikan dengan gambar dibawah ini :
§  Pada table/range : Akan terisi otomatis jika format tabel sudah ideal, atau anda dapat blok tabel manual pada range B7:N51
§  Pada pilihan lokasi pivotTable Pilih New Worksheet, agar kita mudah untuk analisa datanya.
analisa pivot table excel
7.  Klik OK dan  PivotTable akan dibuat pada worksheets baru di “Sheet1” berikut ini tampilannya
cara menggunakan pivot table excel
8.  Selanjutnya siap kita proses datanya sesuai kebutuhan.

Cara menggunakan PivotTable

Setelah kita membuat PivotTable pada worksheet baru sebelum kita memprosesnya lebih jauh, sebaiknya kita pahami dulu bagian-bagian pada Pivot Table. ada 2 tampilan window pada pivotTable yaitu : “lihat gambar diatas”
§  Report Pivot Area adalah area cell untuk menempatkan dan menampilkan data report.
§  PivotTable Field List adalah window yang berfungsi sebagai tools untuk mengatur report pivotTable.
Pada PivotTable Field list terdapat 4 blok area :
§  Filter adalah area untuk menempatkan data field yang akan difilter pada pivotTable.
§  Rows adalah area untuk menempatkan data field dalam bentuk Baris.
§  Column adalah area untuk menempatkan data field dalam bentuk kolom.
§  Values adalah area untuk menempatkan data field yang akan dilakukan perhitungan.

Langkah-Langkah membuat PivotTable :

data pivot table
Contoh kasus :  Anda diminta untuk membuat Pivot table dari data “sales summary” diatas, untuk menampilkan laporan data berdasarkan ProductDay, dan hitung berapa Total penjualan masing-masing penjualannya.
Lakukan prosedur berikut Ini :
1.  Buatlah pivotTable dengan langkah-langkah seperti diatas.
2.  Drag Field “Day“, “Product“, dan  “Total” dari Pivotable Field List ke Area Pivot, atau Gunakan Ceklist untuk menampilkan data pada PivotTable report.
3.  Letakan Field “Day” dan “Product” pada area “ROWS”
4.  Letakan Field “Total” pada area “VALUES” (setiap field yang mau di hitung letakan pada field Values”
5.  Laporan akan otomatis terbentuk di area PivotTable Report. tampilanya seperti dibawah ini.menggunakan pivot table
Dari tampilan diatas kita dapat melihat dengan mudah laporan penjualan untuk masing-masing hari beserta kode product yang terjual dan total nilainya tanpa menggunakan rumus atau fungsi. untuk melihat detail penjualan dalam perhitunganya anda juga dapat double klik pada setiap nilai di kolom “sum of total”.

Cross tabulation PivotTable

Selain meletakan fileld pada area “ROWS”, anda juga dapat meletakan object pada area “COLUMN” atau yang sering disebut analisis Cross tabulation pada pivottable dilakukan untuk melihat laporan data berdasarkan baris “ROWS” dan Kolom “COLUMN”. kita dapat melihat perhitungan yang berhubungan antara 2 variabel.
“Caranya adalah dengan memindahkan Field “Product” atau “Day” ke area “COLUMN” seperti tampilan berikut ini”
cross tabulation pivot table

Filter pada Pivot Table

Setelah anda membuat laporan anda juga dapat memfilter laporan sesuai dengan kriteria yang diinginkan. filter pada Pivot Table digunakan untuk analisa data lebih spesifik. sebagai ontoh dari data diatas anda akan menampilakan laporan yang harinya adalah “FRIDAY” saja.
1.  Pemindahkan Field  “Day” ke area “FILTER” seperti tampilan berikut ini”
filter pivot table
2.  Klik menu Report Filter dan Cheklist “Fry” saja.
cara filter pivot table
3.  Klik OK
Anda juga dapat melakukan filter pivotTable dengan menampilkan beberapa data dengan cara cheklist item data seperti gambar diatas dengan mengaktifkan pilihan “select multiple item“.

 

Membuat Pivot Chart pada Excel

Menyusun laporan pada microsoft excel menggunakan PivotTable dapat dilakukan dengan sangat mudah, cepat dan dinamis, anda cukup drag and drop field (kolom) yang anda butuhkan saja. setelah data kita susun menjadi sebuah laporan biasanya penyajian data berupa angka-angka yang kompleks tentu kurang menarik, penyajian data dalam bentuk gambar atau diagram tentu akan lebih disukai dan lebih mudah dalam hal analisa datanya. membuat pivot chart di pivotTable sangat direkomendasikan sebagai media dalam penyajian data. Pivot Chart adalah penyajian data visual dengan diagram yang merepresentasikan data dari PivotTable.
membuat pivot chart excel
Pivot Chart pada Pivot Table juga sangat dinamis dan akan saling terkoneksi, sehingga ketika anda update data pada PivotTable secara otomatis akan merubah bentuk pivot chart. Membuat pivot chart pada pivot table kita dapat melihat fluktuasi atau pergerakan data dengan menambahkan trendline pada Pivotchart.

Cara Membuat Pivot Chart Excel

Sebelum anda menambahkan Pivot Chart, terlebih dahulu kita siapkan datanya dalam bentuk laporan PivotTable. untuk memulainya kami rekemendasikan untuk memahami penggunaan dasar dari PivotTable terlebih dahulu. Berikut ini langkah-langkah menambahkan Pivocthart :
Contoh Kasus : Tampilkan menggunakan Pivotchart dari tabel “sales of car 2018” dibawah ini untuk komparasi antar produk, Buatlah laporan berdasarkan “product“, “branch“, dan hitung “total“.
1.  Buka File PivotChart.xlsx
2.  Letakan Pointer pada area data.
3.  Masuk ke Tab Insert pilih PivotChart, “pada Versi Excel 2013 keatas anda dapat langsung membuat pivot chart dari bentuk tabel (Range) biasa.cara membuat Pivot Chart excel
4.  Pada window Create Pivot Chart, atur parameter sebagai berikut :langakah membuat Pivot Chart excel
§  Table/Range secara otomatis akan terseleksi, jika dibutuhkan anda dapat seleksi ulang area datanya.
§  Pilih new worksheet untuk lokasi pivotachart agar mudah dianalisa.
5.  Klik OK
6.  Pada Sheet baru akan di tambahkan area PivotTable dan PivotChart Kosong, gunakan drag dan drop untuk menampilkan datanya. PivotTable dan PivotChartnya.
7.  Drag Field “Car“, “Branch“, dan “Total” dari Pivotable Field List ke Area Pivot, atau Gunakan Ceklist untuk menampilkan data pada PivotTable report.
8.  Letakan Field “Car” dan “Branch” pada area “ROWS”
9.  Letakan Field “Total” pada area “VALUES” (setiap field yang mau di hitung letakan pada field Values”
10.    Laporan akan otomatis terbentuk di PivotTable dan PivotChart tampilanya seperti dibawah ini:bentuk Pivot Chart excel
11.    Untuk melakukan komparasi penjualan antar cabang anda gunakan filter Field “Branch” sebagai contoh akan melihat penjualan area jakarta dan bandung.cara menggunakan Pivot Chart excel


TATA CARA MENGGUNAKAN RUMUS DI MICROSOFT EXEL BAIK MENGGUANAKAN FUNGSI MATEMATIKA MAUPUN OPERATOR MATEMATIKA


TATA CARA MENGGUNAKAN RUMUS DI MICROSOFT EXEL BAIK MENGGUANAKAN FUNGSI MATEMATIKA MAUPUN OPERATOR MATEMATIKA
Jika Anda sering menggunakan aplikasi Microsoft Excel baik yang 2003, 2007 maupun yang versi terbaru, maka pasti Anda sudah tidak asing lagi menggunakan rumus-rumus Microsoft Excel yang ada dalam aplikasi tersebut. Nah sekarang pertanyaannya adalah bagaimana jika Saya seorang pemula?, bagaimana jika Saya masih belum pernah Belajar Komputer?, bagaimana jika Saya masih belum tau sama sekali membuka aplikasi pengolahan data Microsoft Excel seperti yang akan dijelaskan sekarang ini.? Tidak perlu khawatir kawan, sekarang Anda juga akan bisa mengaplikasikan rumus-rumus dalam Microsoft Excel karena panduan Belajar Microsoft Excel ini disertai dengan contoh dan gambar yang akan memudahkan Anda untuk mempraktekkannya. Baiklah tanpa harus panjang lebar, sekarang langsung Kita masuk ke materi pembahasan mengenai rumus Microsoft Excel, simak dengan baik ya kawan.

Microsoft Office Excel memang dikenal dengan penggunaan rumus-rumus atau formula dalam lembar kerjanya. Penggunaan rumus yang efektif akan memudahkan Anda dalam membuat laporan pekerjaan dengan menggunakan MS Excel. Formula atau rumus MS Excel adalah keunggulan tersendiri untuk aplikasi ini, dengan kemampuannya dalam mengolah data melalui perhitungan matematis yang sangat beragam fungsinya.

Setiap rumus di dalam MS Excel memilik fungsi tersendiri. Oleh karena itu Anda harus benar-benar memahami masing-masing fungsi dasarnya agar penggunaan rumus dalam MS Excel bisa lebih maksimal dan efisien. Jika telah paham fungsi dasarnya, Saya rasa Anda bisa berkreasi dalam meracik rumus yang sesuai dengan kebutuhan data Anda.

Cara Menulis Rumus Excel
Sebelum mengenal  rumus-rumus excel 2007, hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah bagaimana menuliskan rumus excel agar bisa benar. 
Cara 1: Menulis rumus dengan mengetikkan angka langsung
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan 
  2. Pada formula bar, ketikkan = 5000000+3500000, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini cukup mudah kalau rumusnya sederhana dan pendek serta angkanya tetap.
Cara 2: Menulis rumus dengan menggunakan alamat sel
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus ditampilkan 
  2. Pada formula bar, ketikkan = C4+C5, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat bermanfaat jika datanya sering berubah.
Cara 3: Menulis rumus dengan bantuan mouse
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan
  2. Ketikkan = , kemudian pilih dan klik sel C4
  3. Ketik +, kemudian pilih dan klik sel C5
  4. Tekan tombol enter
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat dianjurkan karena memperkecil kemungkinan salah ketik alamat sel.
Nah... bagaimana mudah bukan cara menuliskan rumus excel, jika Anda sudah mahir dalam menuliskannya sekarang mari Kita lanjutkan pembahasannya. 
Operator Matematika yang Sering Digunakan (Rumus Dasar)
Rumus merupakan bagian terpenting dari Program Excel ini, karena setiap tabel dan dokumen yang Kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. MS Excel memang sangat diunggulkan dalam menampung data-data yang bersifat numerik. Maka dari itu, di dalam MS Excel pun terdapat Operator dasar Matematika dan ini biasanya disebut sebagai rumus standar. Operator matematika yang akan sering digunakan dalam Rumus Microsoft Excel adalah sebagai berikut:

No
Operator
Fungsi
Contoh Penggunaan
1
+ (ikon plus)
Penjumlahan
=A1+A2
2
- (ikon minus)
Pengurangan
=A3-A4
3
* (ikon bintang)
Perkalian
=A5*A6
4
/ (ikon garis miring)
Pembagian
=A7/A8
5
^ (ikon caret)
Pangkat
=A9^2 (angka berapapun yang berada di cell A9 akan dipangkat 2
6
% (ikon persen)
Prosentase
=A1*10% (gunakan sesuai dengan kebutuhan)
Tabel Operator Matematika (Rumus Dasar Excel)
Tidak usah bingung, sekarang perhatikan gambar tabel yang ada dibawah ini.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqUAVshtB7-VcCt76Ekcc0Ew5SwIozuObQaLQfiMU-x-sZAN5SHHXh-DM_58U0s1BXYBrCZqqyuk10jvYVgJ1XeCbovUhbRZlNTl3-kJuoZp3Qo1v-zrKqaYePVmyjOzC2sQklf-Vr5nI/s1600/penggunaan-operator-excel.png

Penjelasan Gambar Tabel Diatas :
  1. Mengisi Kolom Diskon
Untuk mengisi kolom diskon berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan. 
    • Klik pada kolom yang akan diisikan Diskon Rp. (pada contoh ini sel yang akan digunakan adalah G6, silahkan aktifkan kolom G6)
    • Awali dengan menuliskan "=" (setiap rumus excel harus diawali menggunakan operator = tanpa tanda kutip agar dikenali sebagai fungsi)
    • Kalikan kolom E6 dengan F6 untuk mengetahui hasil persennya, bentuk penulisannya adalah =E6*F6 
    • Kemudian tekan enter untuk mengetahui hasilnya, maka akan didapat angka 30,000 pada kolom G6 tadi (30,000 adalah 20% dari 150,000)
    • Untuk menghitung rumus Diskon Rp. selanjutnya, silahkan copy format dengan cara drag pada rumus yang sudah selesai dikerjakan kemudian tarik hingga kolom G15.
Tips : Anda bisa langsung klik kolom yang akan dikalikan tanpa harus susah payah mengetik kolom yang akan dihitung satu persatu.
  1. Mengisi Total Bayar
Nah setelah selesai mengisi kolom Diskon Rp. sekarang lanjutkan dengan mengisi kolom Total Biaya.
    • Klik pada kolom yang akan diisikan Total Bayar (pada contoh ini sel yang akan digunakan adalah H6, silahkan aktifkan kolom H6)
    • Awali dengan menuliskan "=" (setiap rumus excel harus diawali menggunakan operator = tanpa tanda kutip agar dikenali sebagai fungsi)
    • Pada kolom H6 Kurangkan kolom Biaya (E6) dengan kolom Diskon Rp. (G6)  untuk mengetahui hasil pengurangannya, bentuk penulisannya adalah =E6-G6 
    • Kemudian tekan enter untuk mengetahui hasilnya, maka akan didapat hasil 120,000 pada kolom Total Bayar yang pertama.
    • Untuk menghitung rumus Total Bayar selanjutnya, silahkan copy format dengan cara drag pada rumus yang sudah selesai dikerjakan kemudian tarik hingga kolom H15.


Tips : Untuk melanjutkan mengisi kolom jumlah di bawahnya (kolom H7 dst), kita cukup memblok cell yang telah berisi rumus operator perkalian, arahkan kursor ke pojok kanan bawah cell/kolom. Tunggu hingga kursor berubah menjadi ikon (+). Setelah itu, click dan tahan lalu drag/geser ke bawah. Dengan demikian, kita telah meng-copy rumus tadi dan telah disesuaikan perubahannya untuk kolom yang akan dikalikan lagi.


Mengenal Fungsi atau Rumus Microsoft Excel
Setelah mengenal Tipe Data Microsoft Excel, dan bisa memulai menggunakan aplikasi excel sekarang Kita coba bahas rumus excel yang sering digunakan dalam dunia kerja atau administrasi perkantoran.


1. Fungsi Average

Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;

=AVERAGE(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya. Misalnya untuk mengisi nilai rata-rata dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =AVERAGE(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.



2. Fungsi Sum

Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1, number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan. Misalnya untuk menjumlahkan range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =SUM(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.


3. Fungsi Max
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;
=MAX(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Misalnya untuk mencari nilai maksimal dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MAX(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.


4. Fungsi Min
Fungsi Min adalah kebalikan dari fungsi Max, jika fungsi Max untuk mencari nilai tertinggi atau maksimal maka Min adalah untuk mencari nilai terkecil atau minimum dari sekumpulan data numerik. Bentuk umum penulisannya adalah ; 
=MIN(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Sebagai contoh untuk mencari nilai terendah dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MIN(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

5. Fungsi Count
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih. Bentuk umum penulisannya adalah ; 
=COUNT(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dihitung jumlah datanya. Sebagai contoh untuk menghitung jmlah data dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =COUNT(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.


6. Fungsi Logika IF
Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut:
Lambang Fungsi
= Sama dengan
< Lebih kecil dari
> Lebih besar dari
<= Lebih kecil atau sama dengan
>= Lebih besar atau sama dengan
<> Tidak sama dengan
Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah ;
=IF(logical_test,value_if_true,value_if_false), artinya kalau ekspresi logika (logical_test) bernilai benar, maka perintah pada value_if_true akan dilaksanakan, jika salah, maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan. Perhatikan contoh berikut:
Contoh logika IF
Contoh logika IF
Kolom keterangan diisi dengan ketentuan, jika kolom TANDA sama dengan K, maka keterangannya KAWIN, jika tidak, maka keterangan berisi TIDAK KAWIN. Ini dapat diselesaikan dengan rumus =IF(C3=”K”, “KAWIN”,”TIDAK KAWIN”). Pada rumus diatas Kita lihat bahwa jika datanya bertipe Teks/alpha numerik harus diapit oleh tanda kutip dua, lain halnya dengan tipe data numerik, tidak boleh menggunakan tanda kutip. Nah sekarang bagaimana jika ada beberapa kondisi/bertingkat (IF Bertingkat) seperti pada kasus nilai mahasiswa. Tidak perlu khawatir, langsung saja perhatikan gambar diatas pada tabel sebelah kanan. =IF(H3>=81,"A",IF(H3>=66,"B",IF(H3>=56,"C",IF(H3>40,"D","E")))), hal yang sama juga bisa dilakukan untuk mengisi kolom keterangan, dengan ketentuan, Jika nilai hurufnya sama dengan “A” maka keterangan “SANGAT MEMUASKAN, jika “B” maka “MEMUASKAN”, jika “C”, maka “CUKUP”, dan jika “D” maka bernilai “KURANG”, selain dari itu, maka bernilai “GAGAL”